Social Icons

Rabu, 16 Januari 2013

Munculnya Syiah Di Indoneisia

Beberapa hari lalu, seorang teman meminta saya untuk membaca sebuah posting dalam milis yang diikutinya. Meskiagakogah-ogahan, demi menyenangkannya, saya pun membacanya. Ternyata isinya mengundang selera saya. Rupanya pengirimnya mengomentari aksi anarkisme terhadap beberapa orang yang dianggap sebagai penyebar aliran sesat (baca: Syiah). Ia mencoba untuk mengangkat sebuah hipotesa yang cukup tajam sekaligus menggelikan.
Meski mengaku penentang anarkisme, ia mengingatkan bahwa aksi anarki yang terjadi di Bangil itu adalah akibat dan reaksi serta kulminasi dari gerah terhadap orang-orang Syiah, yang menurutnya, tidak semestinya melakukan misionari di tengah masyarakat sunni.
Ia nampaknya mengemukakan vandalisme itu sebagai aploogi dan justifikasi implisit.

Biografi Imam Ali Bin Abi Tholib

Imam Ali bin Abi Thalib as adalah seupu Rasulullah saw. Dikisahkan bahwa pada saat ibunya, Fatimah binti Asad, dalam keadaan hamil, beliau masih ikut bertawaf di sekitar Ka’bah. Karena keletihan yang dialaminya lalu si ibu tadi duduk di depan pintu Ka’bah seraya memohon kepada Tuhannya agar memberinya kekuatan. Tiba-tiba tembok Ka’bah tersebut bergetar dan terbukalah dindingnya. Seketika itu pula Fatimah binti Asad masuk ke dalamnya dan terlahirlah di sana seorang bayi mungil yang kelak kemudian menjadi manusia besar, Imam Ali bin Abi Thalib as.
Pembicaraan tentang Imam Ali bin Abi Thalib as tidak dapat dipisahkan dengan Rasulullah saw. Sebab sejak kecil beliau telah berada dalam didikan Rasulullah saw,